my Guest Book

Get Gifs at CodemySpace.com

Minggu, 27 November 2011

Syahadat Tauhid

Syahadat tauhid adalah kesaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan bahwa Muhammad adalah Rasul Allah. Hal ini merupakan kewajiban pertama seorang hamba terhadap Allah SWT. Seperti sabda Rasulullah saat beliau mengutus Mu’az bin Jabal ke Yaman, :
“Maka hendaklah engkau mengajak mereka agar mereka bersaksi bahwa Tiada Tuhan yang wajib diibadahi selain Allah dan aku adalah Rasul Allah” (HR. Abu Dawud dari Ibnu Abbas)

Keutamaan Syahadat 

1.     Dengan syahadat ini, jiwa, harta, dan darah seseorang menjadi terlindungi dari kebolehan mengambil dan menumpahkannya bagi kaum muslimin
 “siapa yang bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan mengingkari terhadap apa yang disembah selain Allah maka harta dan darahnya menjadi haram” (HR. Muslim)

2.     Akan masuk surga
siapa yang mengatakan bahwa Tiada Tuhan yang wajib diibadahi selain Allah, niscaya dia akan masuk surga.”

3.     Berhak mendapatkan syafaat Rasulullah SAW di hari kiamat
Orang yang paling beruntung mendapatkan syafaatku di hari kiamat adalah orang yang mengatakan bahwa tiada Tuhan yang wajib diibadahi selain Allahdengan tulus ikhlas dari hatinya atau dirinya.” (HR.Bukhori)

4.     Terbebas dari siksa neraka
Rasulullah SAW bersabda : “sesungguhnya Allah mengharamkan atas neraka orang yag mengatakan bahwa tiada Tuhan selain Allah semata-mata ingin mengharap wajah (ridha) Allah.”

Makna syahadat yang sebenarnya
    
            Seperti yang telah dijelaskan, ilah berarti yang disembah dan yang ditaati. Dengan demikian, syahadat ini sekaligus mengandung tauhid uluhiyah, yakni ikhlas dan mutaba’ah (mengandung sunnah Rasul). Maka tak ada yang dapat disembah selain Allah semata dan tak ada yang boleh memerintah kita dlam berbagai urusan serta ditaati kecuali hanya Allah semata.
Sebagian ulama menyimpulkan bahwa , Arti syahadat ini adalah bahwa kita taat pada apa yang Ia perintahkan, percaya pada apa yang Ia sampaikan, meninggalkan apa yang Ia larang, dan tidak menyembah Allah kecuali dengan apa yang Ia syariatkan.”

Syarat syarat syahadat tauhid

1.    Mengetahui makna syahadat dengan dua dimensinya, penafian dan penetapan
            Penafian semua sesembahan selain Allah, dan penetapan hak uluhiyah hanya bagi Allah semata.
2.    Keyakinan
            Yaitu mengetahui dengan sempurna makna syahadat tanpa sedikitpun keraguan terhadap makna tersebut.
3.    Keikhlasan
            Kata ini diambil dari “al- laban al-khalis” (susu murniyang tidak lagi dicampuri kotoranyang merusak kemurnian dan kejernihannya . yang berarti membersihkan hati dari segala sesuatu yang bertentangan dengan syahadat.
4.    Kejujuran
            Yaitu bahwa lahirnya tidak menyalahi batinnya. Kedunya harus saling sejalan, antara lahir dan batinnya, antara ilmu dan amalnya, antara apa yang ada di dalam hatinya dengan apa yang dikerjakan olehnya.
5.    Cinta
            Yaitu mencintai Allah dan Rasul-Nya dengan segala apa yang dari kedunya berupa ilmu dan amal, serta mencintai orang-orang beriman.
6.    Ketundukan
            Yaitu tunduk dan menyerahkan diri kepada Allah dan Rasul-Nya secara lahir dengan mengamalkan semua perintahnya dan meninggalkan semua larangannya.
7.    Penerimaan
            Yaitu kerendahan dan ketundukan serta penerimaan hati terhadap segala sesuatu yang datang dari Allah dan Rasul-Nya yang membuahkan ketaatan dan ibadah kepada Allah SWT.

Nawaqidh Asy-syahadah (pembatalan pembatalan syahadat)

1.    Ketidaktahuan makna syahadat
            Mengucapkan syahadat tanpa mengetahui maknyanya sama sekali tidak bermanfaat baginya.
2.    Keraguan akan sebagian atau seluruh makna syahadat
            Dengan begitu ia menganggap kebolehan dan ketidakbolehannya sama saja. Bahkan andaikan ia menganggap salah satu atas yang lain, hal itu tetap membutuhkan keyakinan.
3.    Mempersekutukan Allah
            Syirik adalah bagian sesuatu yang dianggap sebagai mempersekutukan Allah. Ketidktahuan akan syirik telah menyeret banyak orang kelembah syirik kaum musyrikin, bahkan mereka sering percaya bahwa itu merupakan bagian dari tauhid yang diperintahkan atau minimal itu dibolehkan dan tidak dibolehkan.
4.    Kedustaan Aqidah (nifaq)
            Yaitu bahwa ia menampakkan iman dan menyembunyikan kekufuran.
5.    Benci terhadap syahadat
            Memusuhi orang orang yang meyakini kebenarannya dan para penyerunya serta berusaha menjauhkan manusia daripadanya dengan jalan menyeru kepada hal hal yang bertentangan dengan hal itu.
6.    Meninggalkan makna dan lafadz syahadat
            Seperti tidak melaksanakan kewajiban-kewajiban yang menjadi konsekuensi mengucapkan syahadat, seperti tidak menjalankan rukun islam selain syahadat, tidak melakukan perbuatan islami, dan lain sebagainya.
7.    Menolak makna dan lafadz syahadat
·         Pembatalan dari perkataan, seperti menghina Allah, menghina Rasulullah, menyatakan diri keluar dari islam
·         Pembatalan dari perbuatan, seperti sujud,ruku’, serta sholat kepada selain Allah SWT
·         Pembatalan dari keyakinan, seperti meyakini keragaman Tuhan, meyakini bahwa sebagian Tuhan bertugas menjawab doa manusia, sebagian lainnya menyikap madharat dari manusia.
·         Meragukan sebagian atau seluruh makna syahadat, seperti meragukan keesaan Allah

Demikian hal hal mengenai syahadat tauhid. Marilah kita berkaca pada diri kita masing-masing.
     Dan sudahkah kita mengucapkan syahadat hari ini???

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar